PT Honda Prospect Motor (HPM) menginformasikan bila produk terbarunya STEP WGN e:HEV sudah terpesan hampir 300 unit secara nasional. Sebelumnya mobil yang bermain di segmen Upper MPV ini ditargetkan terjual sebanyak 2.000 unit per tahun.

Communication Strategy Sub-Division Head PT HPM, Yulian Karfili mengatakan, dari total pemesanan sementara, pihaknya sudah melakukan pengiriman sebanyak 70-an unit ke rumah konsumen. Honda pun terus berupaya untuk mempercepat pengiriman produk yang diimpor utuh dari Jepang tersebut.

“Jumlah yang sudah dikirim hampir 70-an unit tersebut diambil dari data Juli hingga pertengahan Agustus 2025. Pemesanan sementara ini bagus, sesuai target,” kata Arfi panggilan karibnya di Surabaya, Rabu (27/8).

Sebagai informasi, Honda STEP WGN e:HEV kini sudah memasuki generasi ke-6. Sementara di Indonesia, produk ini baru memulai debutnya secara resmi pada pameran GIIAS 2025 di ICE, BSD City, Tangerang pada pertengahan Juli lalu.

Adapun pada pameran GIIAS seri Surabaya pada 27 hingga 31 Agustus 2025, mobil ini juga menjadi menu utama untuk menyapa publik Surabaya dan sekitarnya. Dua Unit display dipajang langsung untuk mempermudah akses para calon konsumen mengeksplor keunggulan mobil ini.

Lebih Dekat dengan Honda STEP WGEN
Kehadiran Honda STEP WGEN e:HEV dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Secara bekal, mobil ini menantang langsung Nissan Serena e-Power (C28) yang sama-sama mengusung teknologi hybrid. Bisa juga melawan Toyota Voxy, meski memang produk dari Toyota tersebut masih pakai mesin bakar konvensional.

Honda STEP WGN e:HEV dibekali dengan mesin 2.0L 2.0L Atkinson-cycle DOHC i-VTEC, 4-silinder, 16 katup, dan bersertifikasi EURO 4. Mobil ini mengemas baterai Lithium Ion 1,1 kWh dengan motor listrik. Tenaga mesinnya mampu hempaskan tenaga 143 hp pada 6.200 rpm dan torsi puncak 174 Nm pada 3.500 rpm.

Sementara motor listriknya bisa suplai tenaga 181 Hp pada 5.000-6.000 rpm dan torsi maksimal 315 Nm pada puntiran 0-2.000 rpm. Konsep hybrid dari mobil ini adalah memprioritaskan EV lebih dulu.

Jadi sistem kerjanya ketika mobil mulai dihidupkan dan berada di kecepatan rendah EV Drive akan aktif, lalu akan berganti menjadi Hybrid Drive ketika menambah akselerasi, yakni mesin akan hidup memberikan bantuan ke motor listrik.

Selanjutnya ketika mobil dipacu dalam kecepatan tinggi yang konstan, maka Engine Drive atau mesin akan bekerja menggerakan roda sepenuhnya. Sementara ketika melakukan deselerasi sistem akan mengisi listrik ke baterai atau regeneratif.

Setidaknya, dari klaim Honda, STEP WGN e:HEV memiliki 100 fungsi untuk menunjang kebutuhan para pemiliknya. Lalu, hadir sistem ADAS atau Honda Sensing meliputi Adaptive Cruise Control with Low Speed Follow, Lane Keeping Assist, Collision Mitigation Braking System, Auto High Beam Assist, dan Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning.

Soal harga, Honda STEP WGN e:HEV dipasarkan Rp629 juta OTR Jakarta atau lebih murah dari lawan-lawannya. Sebab, Nissan membanderol Serena C28 seharga Rp655 juta dan Toyota melepas Voxy di rentang Rp630 jutaan. (KIT/ODI)